MANFAAT MENANAM PHON

MANFAAT MENANAM PHON

Nge-Blog Ibarat Menanam Pohon, Bermanfaat Untuk Makhluk


Rasulullah Sholollahu alaihi Wassalam bersabda,

“Jika hari kiamat telah tegak, sedang ditangan seorang di antara kalian terdapat bibit pohon (kurma); jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah.” (Riwayat Ahmad, al-Musnad, 3/182,184,191, ath-Thayalisiy)

Ulama hadits, Syekh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, menyatakan bahwa:

“Tak ada sesuatu (yakni,dalil) yang paling kuat menunjukan anjuran bercocok tanam sebagaimana dalam hadits-hadits yang mulia ini, terlebih lagi hadits yang terakhir diantaranya, karena di dalamnya terdapat targhib (dorongan) besar untuk menggunakan kesempatan terakhir dari kehidupan seseorang dalam rangka menanam sesuatu yang dimanfaatkan oleh manusia setelah ia (si penanam) meninggal dunia. Maka pahalanya terus mengalir, dan dituliskan sebagai pahala baginya sampai hari kiamat.” (al-Ahadits Ash-Shahihah,1/1/38)

Diriwayatkan, ada seorang laki-laki bertemu Abu Darda’ yang sedang menanam pohon. Kemudian, laki-laki itu bertanya kepada Abu Darda’, “Hai Abu Darda’, mengapa engkau tanam pohon ini, sedangkan pohon ini tidak akan berbuah kecuali sekian tahun lamanya.” Abu Darda’ menjawab, “Bukankah aku akan memetik pahalanya di samping untuk makanan orang lain ?”

Keutamaan Menanam Pohon

Ketahuilah, menanam pohon bisa bernilai ibadah, di mana bila pohon tersebut berbuah dan buahnya dimakan burung dan manusia maka dihadapan Allah Ta’ala itu bernilai sedekah. Dan perlu teman-teman tahu bahwa oksigen yang dihasilkan pohon itu adalah juga makanan yang dihirup (dimakan) setiap tarikan nafas makhluk Allah Ta’ala. Dari Jabir bin Abdullah, bahwa Rasulullah Sholollahu alaihi Wassalam bersabda,

“Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (Riwayat Imam Muslim, Hadits no.1552)

Dalam hadits lain, Jabir bin Abdullah berkata, telah bersabda Rasulullah Sholollahu alaihi Wassalam,

“Tidaklah seorang muslim menanam tanaman lalu tanaman itu dimakan manusia, binatang ataupun burung melainkan tanaman itu menjadi sedekah baginya sampai hari kiamat” (Riwayat Imam Muslim hadits no.1552(10))

Jika perbuatan yang mempunyai manfaat dan maslahat kemudian manusia atau hewan mengambil manfaat darinya, maka kebaikan bagi pelakunya meski dia tidak meniatkan, dan jika diniatkan maka bertambahlah kebaikan itu dengan kebaikan lagi, dan Allah Ta’ala memberinya keutamaan yaitu berupa pahala yang banyak.

Berikan Komentar