Ini Kata Akademisi Tentang Berita Hoax

Ini Kata Akademisi Tentang Berita Hoax

ASAHAN, Berita bohong atau hoax kerap sekali menjadi bahan untuk menyerang karakter seseorang, bahkan karakter Negara bisa hancur dengan berita bohong. Ari Dermawan SH MH seorang akademisi di Kabupaten Asahan, Kamis (1/3) kepada media pelopor mengatakan perkembangan teknologi informasi telah memberikan manfaat yang begitu besar bagi bidang kehidupan. Hal ini dapat dirasakan bila melihat dari bidang bisnis, sosial bahkan bidang teknologi yang mempermudah masyarakat melakukan bisnis dan hubungan sosial antara satu dengan yang lain. “Masyarakat semakin familiar dengan komputer dan internet namun kenyataannya saat ini, perkembangan teknologi informasi yang ada saat ini perlu dibekali ilmu dan etika, “ujar Ari Dermawan seorang dosen di  Kota Kisaran menuturkan bahwa peran Pemerintah dalam meningkatkan kampanye anti hoax harus maksimal, karena saat ini berita bohong masih merajalela. “Masyarakat diminta dalam memakai media sosial harus sepositif mungkin, karena saat ini masih riskan jika kita berbicara tidak berdasarkan fakta bisa dikatakan bicara kita juga hoax,”ujarnya Sejauh ini, kampanye untuk membangun kesadaran warga seputar hoax lebih banyak dilakukan oleh komunitas sipil. Pemerintah perlu mengigatkan mengenai pentingnya kampanye antihoax. Dia juga menambahkan, penanganan hoax itu harus menyentuh dua pihak, yakni pembuat, dan penerima pesan hoax. “ untuk mengendalikannya, harus melibatkan dua pihak itu juga, pendekatan bagi para pembuat konten hoax, dengan menegakkan hukum dan regulasi yang ada,”tegas mantan aktivis tersebut UU ITE ataupun KUHP, harus didukung oleh sistem yang memadai. Misalkan untuk memantau atau menyelidiki konten hoax, sejauh mana pemerintah sudah serius? Selama ini yang membuat berbagai aplikasi penangkal atau pelacak konten hoax justru masyarakat, baik individu ataupun komunitas. (mp01)

Berikan Komentar