Aksi Solidaritas Wartawan Se Asahan Peotes Penangkapan Jurnalis Oleh Polda

Aksi Solidaritas Wartawan Se Asahan Peotes Penangkapan Jurnalis Oleh Polda

ASAHAN, Puluhan wartawan dari berbagai surat kabar dan media online melakukan aksi protes dengan titik kumpul di tugu Juang Kisaran, Kamis (8/3). Hal yanh dilakukan puluhan wartawan se Asahan tersebut tak lain dan tak bukan untuk memprotes kinerja Kepolisian Sumut yang menjemput paksa dua wartawan sorotdaerah.com yakni Jon Roy tua Purba dan Lindung Silaban atas pemberitaan pencemaran nama baik Kapolda Sumatera Utara. Ketua PWI Asahan Indra Sikoembang SH mengatakan bahwa tindakan pihak Kepolisian Daerah sumatera Utara tersebut sudah mencederai UU Nomor 40 Tahun 1999 diaman dalam isi Undang-undang tersebut menjelaskan kebebasan pers. "tindakan jeput paksa wartawan asal Siantar tersebut oleh Polda Sumut telah mencederai UU Pers dan kebebasan pers, sangat tidak sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,"ujar Indra yang merupakan wartawan harian medan bisnis Tak hanya jeput paksa, Polda Sumut juga melakukan pemblokiran website berita sorotdaerah.com, padahal yang dilakukan polda telah melanggar Pasal 4 ayat (2) UU Nomor 40 Tahun 1999. "ini bunyinya, dimana dalam pasal tersebut menerangkan pers nasional tidak boleh disensor dan tidak boleh dikenakan pelarangan siaran, tidak boleh dibredel, tidak boleh dihalang-halangi,"tegas Indra dalam orasinya. Ditambahkan Perdana Ramadhan rekan jurnalis lainnya sebelumnya Dewan Pers bersama Polri dan di hadapan Kapolri Jenderal Drs M Tito Karnavian PhD telah melakukan nota kesepahaman atau MoU dalam peelindungan kemerdekaan pers. "kami berharap agar Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpaw segera berkoordinasi dengan dewan Pers, karena jika wartawan melakukan kesalahan yang dipakai itu UU pErs, "jelas Wartawan harian Metro Asahan.(Ar)

Berikan Komentar