Hukum Murid Jilati WC, Guru SD Di Serdang Bedagai Akan Diberi Sanksi

Hukum Murid Jilati WC, Guru SD Di Serdang Bedagai Akan Diberi Sanksi

Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai langsung melakukan penyelidikan terkait peristiwa pemberian hukuman menjilat WC kepada seorang murid di SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Kepala Dinas Pendidikan, Joni Walker Manik mengatakan pihaknya langsung mengutus Korwil Sei Rampah untuk melakukan penyelidikan ke desa tersebut. Dan mereka juga sudah menyiapkan sanksi terhadap oknum guru yang memberikan hukuman tersebut. "Akan kita buat hukuman, apakah itu mutasi atau hal-hal yang lain. Kita tidak tolerir hal-hal seperti itu," katanya, Rabu (14/3). Tidak hanya menyelidiki kasus tersebut, Dinas Pendidikan Sergai juga menurutnya akan mendatangi murid yang tersebut untuk memberikan dorongan agar tetap semangat belajar. Upaya ini dilakukan dengan mengutus Korwil Sei Rampah ke desa tersebut. "Utusan Dinas Pendidikan Sergai sudah turun ke Desa Cempedak Lobang. Diknas memberikan ketenangan. Kita turunkan Korwil Sei Rampah, Pengawas, Kabid SD sudah sampai sana," ujarnya. Joni mengingatkan kasus ini harus menjadi perhatian bagi seluruh guru di Serdang Bedagai. Mereka akan terus memantau perilaku dari seluruh guru untuk mencegah terjadinya hal-hal serupa. "Pribadi yang tidak mencerminkan seorang guru. Kita akan bina," sambungnya. Diberitakan sebelumnya, seorang siswa di SD Negeri 104302 Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, diberi sanksi tak wajar. Guru RM menghukum murid kelas IV itu menjilati WC sebanyak 12 kali hanya karena tidak membawa tanah subur atau kompos untuk tanaman bunga di sekolah, Jumat (9/3).

Berikan Komentar